jump to navigation

The Connecting Rizki 16 April, 2009

Posted by AMRI - Knowledge Entrepreneur in : mba , trackback

Ya Allah, bahwasanya waktu dhuha itu waktu dhuhaMu,
Kecantikan itu kecantikanMu,
Keindahan itu keindahanMu,
Kekuatan itu kekuatanMu,
Kekuasaan itu kekuasaanMu, dan
Perlindungan itu perlindunganMu.

Ya Allah …..

Jika rizkiku masih diatas langit, turunkanlah, dan
Jika ada didalam bumi keluarkanlah,
Jika sukar mudahkanlah,
Jika haram sucikanlah,
Jika masih jauh dekatkanlah,

Berkat waktu dhuha …..
Keagungan …..
Keindahan …..
Kekuatan dan …..
KekuasaanMu …..
Limpahkanlah kepada kami …..
Segala yang telah Engkau limpahkan …..
Kepada hamba-hambaMu yang sholeh …..

Ada tiga hal yang tidak terduga dalam hidup ini, yaitu kematinan, jodoh dan rizki. Karena ketiga itu tidak terduga, maka kita harus sangat gigih untuk mengkoneksikannya. Kalau sudah terkoneksi, kemudian hasil koneksinya tidak sesuai dengan harapan kita, maka kita harus siap menerima dengan dua sumber kekuatan yaitu kekuatan bersyukur dan kekuatan bersabar.

Ada satu hal yang harus kita waspadai, rupanya bersyukur jauh lebih sulit dibanding bersabar. Maka, kebanyakan dari kita menjadi terpuruk kehidupannya, berkecenderungan bukan karena tidak bisa bersabar ketika bersahabat dengan kehidupan, tapi justru tidak pandai bersyukur ketika bersahabat dengan kehidupan.

Mari kita melatih diri, untuk selalu membuat koneksi-koneksi sebanyak-banyaknya agar rizki kehidupan kita semakin berkelimpahan, dan rizki itu tidak hanya dalam bentuk uang.

Walaupun rizki tidak hanya dalam bentuk uang, ada penelitian yang sangat menarik disektor keuangan yaitu; Semakin besar uang yang dibelanjakan orang untuk menolong sesama, atau dalam rangka memberi hadiah untuk orang lain, maka si dermawan tersebut akan bertambah bahagia. Demikian hasil kajian Elizabeth Dunn, pakar psikologi dari University of British Columbia, Vancouver, Kanada

Orang yang menyedekahkan uangnya untuk membantu mereka yang membutuhkan, atau berbelanja hadiah untuk diberikan kepada orang lain ternyata lebih bahagia daripada mereka yang menghamburkan uang untuk kepuasan diri sendiri

Berani hadapi “Spending Money on others promotes happenes”, yaitu membelanjakan uang untuk orang lain meningkatkan kebahagiaan. Mari kita “The connecting Rizki”, sebanyak-banyaknya setiap hari!!!. Bagaimana pendapat sahabat ???

Comments»

1. wawan | 11:10 am 16 April, 2009
using Mozilla Firefox Mozilla Firefox 3.0.4 on Windows Windows XP

Berduka cita dulu buat LEK MIN semoga amal ibadah dan perbuatannya diterima dsisi Allah.AMIEN….

2. ganjar | 8:55 pm 16 April, 2009
using Mozilla Firefox Mozilla Firefox 3.0.8 on Windows Windows XP

Jadi ingat ceramah Ustadz Yusuf Mansyur ttg The Power of Giving . Dan Mas Amri membahas dengan bahasa lain, salah satunya topik Janggut Financial yang dulu pernah di bahas Mas Amri. Keren Btw. Mas Amri, saya mau request nich. Tolong dibahas ttg Virus SMM ( Saya Mampu Membeli ). Dulu saya pernah membaca artikel ini. saya kangen ingin membaca lagi dan tentu saja mengamalkan. Boleh, khan. ?

3. FendyEndiarta | 12:01 pm 19 April, 2009
using Mozilla Firefox Mozilla Firefox 3.0.8 on Windows Windows XP

Akan lebih baik klo Connecting Rizki sinyalnya sampe 3,5 G (HSDPA) ya Mas Amri,, hehe ^_^

4. Andi R | 6:30 pm 19 April, 2009
using Mozilla Firefox Mozilla Firefox 3.0.8 on Windows Windows XP

Mas Amri minta doanya , biar saya bisa sabar dalam menghadapi ujian dari alloh

5. zaky | 9:57 pm 29 April, 2009
using Opera Opera 9.51 on Windows Windows XP

Om Amri bgaimana kbrnya?
ternyata orang kaya yang kaya sekali memiliki konsep memberi orang lain kebahagiaan, baik uang atau barang. maka hukumnya adalah sang pemberi akan menerima lebih bahkan 700x lipat dari pemberiannya, ini adalah ilmu untuk jd orang kaya sekali.
terima kasih om Amri atas artikelnya, salam hormat dan sukses!