jump to navigation

Irilah 13 November, 2008

Posted by AMRI - Knowledge Entrepreneur in : business, konsultasi, mba , trackback

tda

Pada tanggal 8 Nopember 2008, kami mendapat kesempatan berjumpa dengan teman-teman di komunitas TDA (Tangan Diatas) sekitar 250 orang dan mendapat kesempatan membahas “The Unlocking Pontential Power In Business”, yaitu membuka gembok-gembok potensi dalam bisnis. Dialog pembahasan ini, kami membahas tentang bagaimana cara membuka gembok-gembok potensi dalam berbisnis. Salah satunya adalah kita harus berani meningkatkan rasa iri kepada dua hal yaitu kita harus belajar menumbuhkan rasa iri kepada orang-orang yang berharta dan mengamalkan hartanya serta kepada orang-orang yang berilmu yang mengamalkan ilmunya. Keesokan harinya yaitu tanggal 9 Nopember 2008, kami membuka http://jamil.niriah.com/2008/11/09/iri-lah/, rupanya Bapak Jamil Azzaini yang pada saat itu ada dalam forum tersebut, dan beliau adalah seorang konsultan manajemen dengan bukunya kubik leadership, terispirasi oleh bahasan tadi, beliau menulis sebagai berikut:

Selama ini saya sering mendengar seruan buanglah penyakit hati, salah satunya adalah iri.  Namun pada acara halal bihalal TDA (Tangan Diatas) pada Sabtu, 08 Nopember 2008 di Darut Tauhid Bandung para undangan yang hadir malah diserukan untuk iri.  Sang penyeru bernama mas Amri yang memiliki pekerjaan bersepeda dan hobi konsultan itu. “Kalau Anda ingin jadi pengusaha beneran, Anda harus iri”

Kepada siapa kita boleh iri? hanya kepada dua golongan saja.  Pertama, orang kaya yang dermawan.  Kedua, orang berilmu yang mengamalkan ilmunya.  Dengan penjelasan itu pikiran sayapun jadi menerawang kepada sahabat-sahabat saya yang tergolong menjadi dua kelompok tersebut.

Orang yang kaya dermawan.  Saya langsung teringat sahabat saya Happy Trenggono. Saat ini mas Happy sedang giat investasi di bidang alat-alat berat dan perkebunan.  Pekan lalu saya baru bertemu mas Happy, dia baru saja menandatangani investasi di bidang perkebunan senilai Rp 2 trilyun.  Melalui PT Balimuda ia mengembangkan bisnisnya di luar pulau Jawa.

Walau dia sibuk bisnis, ia tak melupakan nasib orang-orang yang kurang beruntung dari aspek ekonomi.  Setiap pekan rumahnya dihadiri ratusan orang-orang miskin untuk mendapat jatah makanan.  Bahkan ketika menjelang lebaran lalu, dia menyewa helikopter untuk pulang ke kampung karena tidak ingin terlambat membagikan bantuan kepada ribuan orang di kampungnya.  Sensasi? tidak.  Karena dia lakukan itu bukan karena ingin publisitas. Dia lakukan karena memang ingin membantu.  Wah, betapa iri-nya saya.

Saya juga teringat sahabat saya, Iskandar Zulkarnain.  Kaya raya, bisnisnya tersebar di mancanegera. Menjadi komisaris di berbagai perusahaan di Indonesia. Namun dia rela membagi-bagi nasi bungkus sendiri di daerah konflik Maluku, Buton, Ternate, Poso, Aceh, Yogyakarya.  Diapun bersedia tidur di tenda-tenda bersama para pengungsi.  Wah, betapa iri-nya saya.

Saya juga ingat sahabat saya yang berilmu dan mengamalkan ilmunya.  Mas Rohim, bukanlah dosen, bukan akademisi, bukan pakar dan bukan juga guru besar.  Ilmunya tidak seberapa dibandingkan mereka.  Namun ilmu sedikit yang ia miliki rela dibagi cuma-cuma kepada tiga ribu lebih anak jalanan di daerah Depok.  Ia membuat program bernama Master (Masjid Terminal).  Area masjid di terminal Depok dia jadikan tempat belajar gratis para anak jalanan. Ia angkat harkat dan martabat anak-anak jalanan agar kelak tidak lagi hidup di jalanan. Hasilnya, ribuan anak telah diberdayakan.  Wah, betapa irinya saya.

Saya juga punya sahabat ahli tanaman organik.  Bahkan dia pernah berguru ke Jepang untuk mendalami ilmunya. Syamsudin namanya.  Putra Brebes ini kini sedang kuliah S-3 di IPB Bogor.  Ilmu yang ia miliki dibagikan cuma-cuma kepada ribuan petani di berbagai daerah.  Ia membentuk LPS (Lembaga Pertanian Sehat).  Ribuan petani meningkat taraf kesejahteraannya, karena dengan tanaman organik yang dikembangkan para petani meningkat penghasilannya.  Saya pernah bersama beliau mengunjungi desa yang ia bina dan mencicipi makanan organik yang dihidangkan petani. Para petani sangat hormat dan sangat dekat dengan mas Syamsudin.  Wah, betapa iri-nya saya.

Ya, kita memang harus iri kepada mereka. Tanpa kekuatan rasa iri pada orang kaya yang mengamalkan hartanya dan orang berilmu yang mengamalkan ilmunya, nanti akan muncul empat penyalit sekaligus. Pertama, kita akan sulit untuk menjadi orang kaya yang mengamalkan hartanya. Kedua, kita akan sulit untuk menjadi orang berilmu yang mengamalkan ilmunya. Ketiga, kita akan bisa jadi kaya, namun pelitnya minta ampun. Keempat, kita akan menjadi orang yang berilmu, namun ilmu yang hanya ada dikepala dan tidak pernah bermanfaat bagi banyak orang, bisanya hanya mengamati saja tanpa bisa menjadi contoh. Kelima, kita akan seumur-umur menjadi orang miskin harta dan ditambah miskin amal, orang kelompok ini penyakitnya adalah selalu curiga atas kekayaan orang lain. Keenam, kita akan menjadi orang yang tidak pernah bertambah ilmunya, selalu terperosok dalam lubang yang sama dan tidak pernah bisa mengambil pelajaran darinya, penyakit yang timbul adalah selalu merasa dirinya benar dan orang lain salah.

Berani menghadapi rasa iri pada orang kaya yang mengamalkan hartanya dan orang berilmu yang mengamalkan ilmunya. Atau seumur hidup akan tetap miskin pada dua sektor itu !!! Bagaimana pendapat Anda???

Comments»

1. AMRI-Knowledge Entrepreneur | 6:06 am 13 November, 2008
using Mozilla Firefox Mozilla Firefox 2.0.0.17 on Windows Windows XP

Karena kita jarang diajarkan oleh tokoh-tokoh agama, bahwa hidup boleh iri dalam dua hal yaitu pada orang kaya yang mengamalkan hartanya dan orang berilmu yang mengamalkan ilmunya. Dampaknya adalah, kita sulit kaya harta dan juga kaya ilmu. Bagaimana pendapat sahabat !!! he..he..

2. agus heri | 6:57 am 13 November, 2008
using Internet Explorer Internet Explorer 7.0 on Windows Windows XP

emang benar pa Amri, kita harus iri yang positif, orang lain bisa masa saya engga bisa….kita harus bisa……bisa….(saya jadi terpacu nih) terimakasih pa Amri…atas motivasinya.

3. AMRI-Knowledge Entrepreneur | 7:41 am 13 November, 2008
using Mozilla Firefox Mozilla Firefox 2.0.0.17 on Windows Windows XP

Apa kabar Om agus heri ….
Mari kita mengadakan pelatihan The Unlocking Potential Iri
Yaitu … bagaimana meningkatkan rasa iri positif
Agar hidup semakin produktif, hidup iri

4. andi | 10:39 am 13 November, 2008
using Opera Opera 9.24 on Windows Windows XP

saya iri sama mas amri, tulisannya di baca ribuan orang bahkan jutaan orang, sampai semalam saya diskusi dengan anak didik saya tentang tulisan-tulisan mas amri, kapan saya bisa seperti mas amri ya ?

5. AMRI-Knowledge Entrepreneur | 10:51 am 13 November, 2008
using Mozilla Firefox Mozilla Firefox 2.0.0.17 on Windows Windows XP

Apa kabar Om andi …..
Kapan-kapan kita ketemuan yuk ….
Ngobrol apa saja ….
Saya juga iri sama om Andi ….
Gagasannya, mencerahkan ribuan anak didik juga.
Salam kangen yeach

6. wawan | 11:11 am 13 November, 2008
using Mozilla Firefox Mozilla Firefox 2.0.0.14 on Windows Windows XP

Assalamu’alaikum Wr wb.

Kalo iri yang seperti ini saya memang sering mengalami, tapi belum bisa seperti itu..(hehehe)

saya punya tokoh favorit Ahmadinejad

7. AMRI-Knowledge Entrepreneur | 11:37 am 13 November, 2008
using Mozilla Firefox Mozilla Firefox 2.0.0.17 on Windows Windows XP

Selamat iri Om Wawan ……
Semangat … semangat … semangat ….

8. Chalim | 12:04 pm 13 November, 2008
using Mozilla Firefox Mozilla Firefox 2.0.0.11 on Windows Windows XP

Apa kabar Mas Amri?
artikel yang kreatif, melihat dari sudut pandang baru.
Wah saya iri dengan orang yang mengamalkan ilmu yang bermanfaat bagi sebanyak-banyak umat.
saya iri dengan para orang kaya yang tidak menghambakan diri pada harta, tapi hartanya diamalkan untuk mengabdi pada Allah.
semoga saya bisa ilmu mengamalkan ilmu saya dan saya bisa kaya dan mengamalkan hartanya.
Amiin

9. Chalim | 12:07 pm 13 November, 2008
using Mozilla Firefox Mozilla Firefox 2.0.0.11 on Windows Windows XP

oya ingin jadi arsitek yang bermanfaat bagi sebanyak-banyak ummat.

itu salah satu motivasi saya memilih kuliah di arsitektur, dan alhamdulillah skrg udah semester 7. Sekarang sedang terus berjuang agar bisa mendapat ilmu yang bermanfaat dan semoga bisa mengamalkan ilmu saya ini.

10. erry | 12:39 pm 13 November, 2008
using Mozilla Firefox Mozilla Firefox 3.0.3 on Windows Windows XP

waah, betapa irinya saya membaca tulisannya mas Amri yang luar biasa. Iri pengen punya wawasan luas seperti itu. …heuheuheu…

11. om tino | 4:27 pm 13 November, 2008
using Internet Explorer Internet Explorer 6.0 on Windows Windows XP

iri liat temen seangkatan pada gendong anak,, ya udah gendong anak orang…. hehehe,,,,
bbrrrrr…. bisa!!
jib-marajib…

12. AMRI-Knowledge Entrepreneur | 7:50 pm 13 November, 2008
using Opera Opera 9.51 on Windows Windows XP

Apa kabar om chalim …..
Selamat bermanfaat yeach …..

13. AMRI-Knowledge Entrepreneur | 7:54 pm 13 November, 2008
using Opera Opera 9.51 on Windows Windows XP

Halooo Erry …….
Mari kita saling belajar untuk meningkatkan iri yang produktif
Semoga Tuhan, menjadikan kita, generasi yang produktif.

14. AMRI-Knowledge Entrepreneur | 4:19 am 14 November, 2008
using Mozilla Firefox Mozilla Firefox 2.0.0.18 on Windows Windows XP

Apa kabar Om Tino …..
Apa perlu dicarikan ……..
Kita banyak stok keren-keren lho ..
Biar cepet gendong anak sendiri he..he..

15. sakra | 1:01 pm 14 November, 2008
using Mozilla Firefox Mozilla Firefox 3.0.3 on Ubuntu Linux Ubuntu Linux

betul…betul…setuju…setuju…klo kita memang harus iri dengan 2 hal tersebut…

hebat…hebat..saya iri ah ke pak AMRI…
hehehe

16. AMRI-Knowledge Entrepreneur | 1:03 pm 14 November, 2008
using Mozilla Firefox Mozilla Firefox 2.0.0.18 on Windows Windows XP

Apa kabar om Sakra …
Mari kita tingkatkan iri, seiri-irinya he..he..

17. farid | 7:06 pm 15 November, 2008
using Internet Explorer Internet Explorer 6.0 on Windows Windows 2000

Wah jadi iri ni sama Mas Amri, Kaya Pengalaman Inspiratif dan Dermawan bagi2 pengalaman…. Jazakallah Mas……

18. Mang Yana | 6:42 pm 16 November, 2008
using Safari Safari 525.19 on Windows Windows XP

Saya iri dengan Pak Haji Allay (Penasihat TDA), yang telah begitu banyak memberi. Bukan hanya untuk TDA, tapi tapi untuk semua yang di sekitar beliau.

19. AMRI-Knowledge Entrepreneur | 5:42 am 17 November, 2008
using Mozilla Firefox Mozilla Firefox 2.0.0.18 on Windows Windows XP

Apa kabar Mang Yana …..
Saya juga iri sama Pak. Haji Allay, penasehat TDA
KAlau ketemu beliau, salam yeach

20. AMRI-Knowledge Entrepreneur | 5:43 am 17 November, 2008
using Mozilla Firefox Mozilla Firefox 2.0.0.18 on Windows Windows XP

Apa kabar Om Farid ……
Semoga kita semua tetap bersemangat
Salam untuk keluarga yeach

21. si Dion | 7:26 am 17 November, 2008
using Safari Safari 525.19 on Windows Windows XP

kalo iri yang satu ini bisa utk motivasi memacu diri. tp yang namanya iri harus diwaspadai juga ada pengeruh syaiton yg menjerumuskan kita kalo ndak berhati-hati & bisa memanage rasa iri yg sehat itu. salam kenal pak.

22. Hidayati | 1:28 pm 17 November, 2008
using Mozilla Firefox Mozilla Firefox 2.0.0.18 on Windows Windows XP

Assalamu’alaikum pa Amri..
Artikel yang mendidik..smoga bisa kita amalkan..
Ya Alloh..jadikanlah kami hartawan yang dermawan yang ikhlas..aamiin.

23. AMRI-Knowledge Entrepreneur | 8:03 pm 17 November, 2008
using Mozilla Firefox Mozilla Firefox 2.0.0.18 on Windows Windows XP

Salam kenal kembali om Dion
Mari kita belajar menjadi iri seiri-irinya …
Tentunya iri yang produktif yeach

24. AMRI-Knowledge Entrepreneur | 8:04 pm 17 November, 2008
using Mozilla Firefox Mozilla Firefox 2.0.0.18 on Windows Windows XP

Assalamualaikum mbak Hidayati ….
Mari kita menjadi hartawan yang dermawan
Selamat menjadi kaya he..he..

25. yanie | 10:12 am 20 November, 2008
using Mozilla Firefox Mozilla Firefox 2.0.0.18 on Windows Windows XP

Salam kenal mas amri, 3 tahun lalu saya sering sekali mendengarkan nasehat2 mas amri di MQ dan ikut kajian2nya di bandung. semenjak di JKT dan menikah, jadi kurang gaul hehehe. Saya iri sama mas amri karena mas amri bisa melihat kehidupan dari sisi yang kadang tidak pernah orang banyak perhatikan. itu sebuah prestasi mas, dan ALLAH membukakan mata hati mas amri seluas2nya…, saya jg jadi pengen nih mas…, trimaksih tulisannya telah menginspirasi. mohon izin blognya saya link di blog saya mas…boleh???

26. AMRI-Knowledge Entrepreneur | 3:15 pm 20 November, 2008
using Mozilla Firefox Mozilla Firefox 2.0.0.18 on Windows Windows XP

Apa kabar mbak Yanie ….
Salam kenal kembali …..
Semoga kita sama-sama bisa meningkatkan kemampuan iri pada dua hal tersebut, biar top markotop yeach.
Salam kenal untuk suami ….
Kalau ke Bandung, ketemuan yuk

27. fahry | 7:07 am 21 November, 2008
using Mozilla Firefox Mozilla Firefox 2.0.0.14 on Windows Windows XP

makasih atas sharingnya, Sukses terus pak

28. AMRI-Knowledge Entrepreneur | 1:55 pm 21 November, 2008
using Mozilla Firefox Mozilla Firefox 2.0.0.18 on Windows Windows XP

Apa kabar om fahry ….
Selamat sukses ..
Semoga kita bisa belajar iri, seiri-irinya ha..ha..

29. Bemby Rudiansyah | 5:06 am 12 December, 2008
using Mozilla Firefox Mozilla Firefox 3.0.4 on Windows Windows XP

Wah jadi TERHARU nih… aku mah gak mau iri… tapi TERMOTIVASI aja he he… Insyaallah aku pasti BISA… walau mungkin dalam ruang lingkup yang kecil… semoga Allah memberi kemudahan… Amin

30. wulida | 9:49 pm 13 December, 2008
using Mozilla Firefox Mozilla Firefox 3.0.4 on Windows Windows XP

wah…saya juga pengen jadi orang kaya, dan dengan kekayaan yang saya miliki maka saya berniat utk bisa menjadi seperti mereka2 yang bapak tuliskan profilnya diatas.

Semoga niat tersebut tidak kemudian mjd pupus ditelan waktu, akan tetapi akan terus menerus diperbaharui.

Semoga. Amin.

31. esa | 8:03 am 18 December, 2008
using Mozilla Firefox Mozilla Firefox 3.0 on Windows Windows XP

Berani Mas. Baca tulisan di atas, alhamdulillah waktu seleksi TSP SF, kami berkesempatan mengajar di Master itu, bertemu langsung dengan Pa Rohim dan berinteraksi dengan warga meski sebentar. Ketika mendengar pemaparan Pa Rohim, saya bener-bener ngiri. Beliau mampu melakukan sesuatu yang mungkin terpikirkan banyak orang tapi actionnya tidak terpikirkan sedemikian.
Iri pada kedua jenis orang itu memang harus Mas, membuat kita berbuat seperti yg Rasulullah ajarkan, ajarkan kita untuk iri.
Tapi inget tulisan Mas yang lain, jangan sampai berandai-andai, sehingga ketika kita belum menjadi orang kaya yang dapat mengamalkan harta dan belum menjadi orang berilmu sehingga belum bisa mengamalkan ilmu, kita selalu punya sesuatu untuk dibagi, selalu ada. Betul tidak, Mas?

32. AMRI-Knowledge Entrepreneur | 5:13 am 19 December, 2008
using Mozilla Firefox Mozilla Firefox 2.0.0.19 on Windows Windows XP

Halo Esa …
Irilah … irilah ..
Namun Iri yang produktif ……

33. parwoto | 4:40 pm 25 December, 2008
using Mozilla Firefox Mozilla Firefox 3.0.5 on Windows Windows XP

luar biasa pak…..sangat bagus

34. AMRI-Knowledge Entrepreneur | 9:23 pm 25 December, 2008
using Opera Opera 9.51 on Windows Windows XP

Om Parwato ayo gowes bareng

35. ismail (m0e-mets) | 10:26 pm 2 February, 2009
using Opera Opera 9.50 on Windows Windows XP

wah pa Amri tulisannya dalem banget mantap untuk memacu motivasi saya yang masih minim ilmu

36. humdiana | 7:31 pm 15 July, 2009
using Mozilla Firefox Mozilla Firefox 3.0 on Windows Windows XP

salam TDA pak Amri
setuju sy juga sangat iri dengan kebaikan mas Heppy Trenggono, yg sudah lebih dulu menjadi “extra ordinary man” semoga beliau dan pak amri selalu terjalin ukhuwah dan tentu sy juga sahabat mas Heppy dan Aa.Gym selalu berdoa untuk beliau.salam perdjoeangan binarkan terus TDA.

37. Rio Purboyo | 12:23 pm 14 October, 2010
using Mozilla Firefox Mozilla Firefox 3.6.10 on Windows Windows XP

Bener-bener mbikin iri saja nih, kang Amri. Terima kasih telah sebarluaskan virus iri ini. Salam iri yg baik buat hari :D

38. Maxwell19Juliette | 11:25 am 12 July, 2011
using Internet Explorer Internet Explorer 7.0 on Windows Windows NT

Every one knows that modern life seems to be not cheap, nevertheless some people need cash for various things and not every person gets big sums cash. Thence to receive good business loans or term loan should be a correct way out.