Tuhannya Mengecil 31 July, 2008
Posted by AMRI - Knowledge Entrepreneur in : mba , 23 commentsHidup adalah pembanding saja, jadi kalau salah membandingkan, kebahagiaan kita akan hilang. Contoh sederhana adalah Amri sangat tinggi kalau dibandingkan dengan anak yang usia dua tahun. Tapi kalau Amri dibandingkan dengan orang yang lebih tinggi, maka Amri akan menjadi pendek. Begitu juga kulit Amri, akan terlihat putih kalau dibandingkan dengan beberapa temen dari negara tertentu, namun suatu ketika rapat dengan beberapa negara tertentu yang kulitnya sangat putih, maka saat itu Amri terlihat sangat hitam. Bahkan ketika foto bersama setelah rapat itu, dari semua peserta rapat, Amri paling hitam. Pada waktu itu, posisi fotonya ditengah, jadi Amri terlihat seperti tembok pemisah antara blok kanan dan blok kiri.
Punk 53 Rut 24 July, 2008
Posted by AMRI - Knowledge Entrepreneur in : mba , 15 comments
Beberapa minggu yang lalu, saya menulis dengan judul “Boro-Boro, Buru-Buru, Berat Coy” yang terinspirasi dari tulisan belakang mobil truk. Kemudian bagian lanjutan dari tulisan tadi ada tulisan”Punk 53 Rut” yang arti bahasa Sundanya adalah “Panglima Ti Garut”, arti indonesianya adalah “Panglima Dari Garut”. Setelah menulis dengan judul “Boro-Boro, Buru-Buru, Berat Coy, banyak yang komentar dalam tulisan, kirim email, sms, telepon dan bahkan bertemu untuk diskusi masalah kegigihan kehidupan.
F3R-Flying Fox Fun Racing 10 July, 2008
Posted by AMRI - Knowledge Entrepreneur in : Sepedahan, business, mba , 19 comments
Ketakutan hanya sesaat dan ketagihannya akan selamanya. Itulah kehidupan, kadang, kita sering takut menghadapi ketakutan. Padahal ketakutan itu hanya sesaat. Bahkan hitungannya hanya detik saja, tapi ketagihan menyenangkannya, bisa selamanya.
Boro-Boro, Buru-Buru, Berat Coy 3 July, 2008
Posted by AMRI - Knowledge Entrepreneur in : business, mba , 20 commentsTanggal 1 Juli 2008, kami berkesematan untuk berolahraga bersepeda. Berangkat dari rumah pukul 06.30 WIB dengan rute Setiabudi, Punclut, Bengkok Nol, Lembang, Teropong Bintang Bosca, Eldorado, dan pulang ke rumah. Waktu tempuh yang diperlukan adalah 2 jam 10 menit.
Ketika kami melewati TNIAU, tepatnya didepan Hotel Oma, disitu ada truk besar yang akan mengangkut barang-barang rongsokan. Ketika kami lewat, membaca dibelakang truk itu tulisan “Boro-2, Buru-2, Berat Coy”. Setelah melewati sekitar 100 M, entah kena apa, pikiran kami mengingatkan, agar sepeda membalik arah untuk mengambil gambar tulisan itu. Ketika pikiran mengingatkan, kayuhan sepedapun tetap terus, baru setelah 200 M, yaitu pas pintu gerbang tahu tauhiid yang terkenal itu, akhirnya motorik fisik, memutuskan untuk membalik arah dan mengambil gambar tulisan tersebut.


