jump to navigation

Kurang Ajar 19 June, 2008

Posted by AMRI - Knowledge Entrepreneur in : mba , trackback

cimg5848.JPG

Secara manusiawi, kita takut adalah wajar. Namun, kalau hidup selalu ketakutan untuk melangkah, karena takut dengan berbagai prasangka masalah yang akan muncul, itu namanya kurangajar. Wajar adalah sebuah bentuk aktivitas yang masih dalam garis normal. Kurang ajar, merupakan bentuk dari aktivitas yang menyimpang dari kewajaran. Bahkan diluar kewajaran yang mengarah kepada norma sopan santun atau aktivitas yang merugikan diri sendiri dan banyak orang.

 

Kembali kemasalah “kurangajar”, yaitu sebuah aktivitas yang diluar kewajaran dan berkecenderungan ada unsur negatif yang merugikan diri sendiri dan orang lain.

 

Ketika kami berkesempatan untuk berkunjung ke kawah Gunung Kelut pada tanggal 7 Juni 2008, kemudian kalau ingin melihat kawah yang dulunya ada danau dan sekarang sudah tidak ada lagi sebab ditengah kawah itu sudah muncul gunung baru, maka perjalanan menuju kekawah tersebut ada dua jalur. Pertama bisa melewati terowongan buatan yang berfungsi untuk lewat lahar kalau gunung meletus. Kedua lewat lereng sebelah terowongan itu, melalui jalur setapak.

 

Ketika kami sudah sampai pintu terowongan itu, muncul keraguan untuk melanjutkan, namun niat untuk tetap masuk jauh lebih besar, sehingga kami masuk dengan cara bergandeng tangan. Namun, setelah beberapa meter, muncul ketakutan yang sangat luar biasa, sebab sangat gelap sekali. Akhirnya kami putuskan kembali.keluar dan menbatalkan perjalanan, diiringi keringat dingin menahan rasa takut. Setelah sampai diluar, kami bertemu dengan seorang wanita yang sedang menunggu temen-temennya yang sedang melihat kawah baru disebelahnya, kemudian kami konsultasi. Beliau menjawab, masuk saja pak, nggak apa-apa khok. Tadi saya juga sudah masuk. Setelah bapak masuk, nanti sampai ujung ada tangga kebawah dan disana banyak orang khok.

 

Jawaban optimis wanita tadi, menumbuhkan keberanian kami untuk mencoba kembali. Walaupun secara jujur, kami sangat ketakutan dan bahkan teman saya sambil memegang tangan saya sangat erat, dan ngomong apa saja, sebagai aktualisasi ketakutan sangat akut.

 

Akhirnya, kamipun juga sampai keujung terowongan itu. Luar biasa, disana ada tangga menuju kawah yang dulu ada danaunya dan sekarang muncul gunung baru disebabkan meletus satu tahun yang lalu. Walaupun, meletusnya dianggap tidak jadi. Tapi, gunung baru ditengah kawah itu, sangat luar biasa indahnya, dengan hiasan belerang mengepulkan asap.

 

Begitu juga, sekitar 12 tahun yang lalu, saya pernah jadi karyawan, dipanggil oleh direktur utama. Ketika dipanggil, hati saya sangat berbunga-bunga, sebab pada saat itu bertepatan dengan hari ulang tahun kelahiran. Dugaan saya akan mendapat hadiah kejutan, sebab beberapa hari sebelumnya, telah menyelesaikan proyek dengan profit yang lumayan besar. Rupanya, dugaan sangat meleset, kami dipanggil bukan mendapat hadiah tapi dipecat dengan tidak hormat dan tanpa pesangon dengan alasan yang saya tidak tahu pasti, baru ketahuan lima tahun berikutnya, ketika beliau dating dan minta maaf.

 

Pada saat itu, secara jujur sangat takut dengan masa depan, sebab istri sedang hamil anak pertama dan kami belum punya tabungan sama sekali. Terutama untuk biaya persalinan dan keperluan lain. Pada saat itu, kami ingin protes minta keadilan, namun kami sadar juga, pada saat itu tidak punya keberanian untuk memprotes. Akhirnya, kenyataan harus diterima apa adanya.

 

Kita semua pasti sering mengalami rasa takut yang sangat berlebih dan bahkan sampai tidak berdaya. Rasa takut itu sangat wajar, seperti yang juga pernah saya alami. Namun ketakutan berlebih sampai tidak berdaya dan itu terjadi terus menerus, namanya bukan wajar tapi kurang ajar.

 

Sebab, kalau kita punya rasa takut berlebih sampai merasa tidak berdaya dan itu terus menerus, berarti kita kehilangan keimanan. Sebab Tuhan pasti sangat maha berdaya. Karena Tuhan sangat maha berdaya, maka kita harus memanfaatkan kemaha keberdayaan Tuhan yang hebat itu. Salah satu caranya adalah kita pasrahkan saja kegigihan optimal kita dalam menghadapi hidup kepada yang Maha Berdaya. Nanti, Tuhan yang maha berdaya itu, akan memberdayakan kita dengan kebesaran-Nya.

 

Berani menghadapi tantangan kewajaran-kewajaran rasa takut kita sampai tidak berdaya, sehingga punya kesadaran, bahwa Tuhan Maha Berdaya dan bisa memberdayakan kita atas kehendak-Nya !!! Bagaimana pendapat Anda!!.

 

Comments»

1. Fendy Endiarta | 6:52 am 19 June, 2008
using Opera Mini Opera Mini 9.50

Apa semuanya akan bisa berubah dengan kau tetap berdiri atau duduk disana, dan hanya selalu berharap bahwa Tuhanmu akan datang menyapamu dan mengirimkan Malaikat-Malaikatnya untuk menghibur dan menolongmu? Jika iya! Tuhan mu yang mana itu???
Let’s change for the better future!
Semangat! Semangat!! Semangat..!!!

2. AMRI-Knowledge Entrepreneur | 7:11 am 19 June, 2008
using Opera Opera 9.27 on Windows Windows XP

Pokoknya, mari bersahabat dengan ketakutan, dan kelapangan biar tidak kurang ajar he..he.. apa kabar Om Fendy?

3. agus heri | 7:56 am 19 June, 2008
using Internet Explorer Internet Explorer 7.0 on Windows Windows XP

Rasa takut selalu ada dalam mengambil suatu keputusan, tapi kalau kita selalu dihantui dengan rasa takut maka kita tidak akan mengetahui kelemahan kita, Mari kita hadapi rasa takut dan untuk selalu mencoba karena kegagalan adalah pengalaman yang berharga dan Alloh SWT akan selalu memberi jalan keluarnya. Salam untuk Pa Amri & keluarga….

4. Inspirasi | 8:52 am 19 June, 2008
using Mozilla Firefox Mozilla Firefox 2.0.0.14 on Windows Windows XP

Apalah artinya keMaha Besaran Allah SWT, jika sang manusia tidak mempunyai rasa takut.

Apalah artinya keMaha Pemberian Allah SWT, jika ummatnya tidak mempunyai kekhawatiran akan rejekinya.

Itulah kenapa Allah hadir di hati kita.

Salam
DS Rachmat

5. AMRI-Knowledge Entrepreneur | 12:59 pm 19 June, 2008
using Opera Opera 9.0 on Windows Windows XP

Apa kabar Mr. Agus Heri …..
Bersahabat dengan takut, memang betul dengan bertindak kita akan tahu kelemahan dan sekaligus kelebihan kita.
Selamat bertindak yeach

6. AMRI-Knowledge Entrepreneur | 1:02 pm 19 June, 2008
using Opera Opera 9.0 on Windows Windows XP

Apa kabar Mr. Agus Heri ….
Semoga kita bisa bersahabat dengan rasa takut, dan dengan bertindak kita akan mengetahui kelemahan kita.
Selamat bertindak, and semoga sukses

7. AMRI-Knowledge Entrepreneur | 2:06 pm 19 June, 2008
using Opera Opera 9.0 on Windows Windows XP

Apa kabar Om Inspirasi ….
Semoga tetap semangat dan kita semua tidak menjadi manusia kurang ajar he..he..

8. adjie | 6:50 am 23 June, 2008
using Internet Explorer Internet Explorer 6.0 on Windows Windows XP

Kemarin baru saja saya mendapat motivasi sejenis di O channel, tentang masa depan dan kemauan kita untuk berubah. Sang Motivator bilang resiko bagi kita untuk berubah memang besar mengingat masa depan juga tidak pasti, tapi memilih untuk tidak berubah juga resikonya jauh lebih besar.
Terkadang kita harus berani melangkah ya mas, karena mungkin di balik yang kita takuti itu terdapat hikmah yang sangat besar.
Salam dari Dukuh Atas :)

9. AMRI-Knowledge Entrepreneur | 7:32 am 23 June, 2008
using Opera Opera 9.27 on Windows Windows XP

Halooo Mas. Adjie …..hidup harus melangkah memang, sebab air yang jernihpun, kalau diam akan dijadikan tempat kost bagi nyamuk demam berdarah he..he..he… berani berprinsip seperti tulisan saya yang berjudul “Yang penting kucing” …..he..he… mbak MIta yang dirumahku hanya tamatan SD, tapi lulus Universitas Kehidupan, buktinya berani menerapkan manajemen “Yang penting kucing”.

10. esa | 3:33 pm 23 June, 2008
using Mozilla Firefox Mozilla Firefox 2.0.0.14 on Windows Windows XP

Bener Mas, ketakutan ada untuk dilawan dan ditantang. Ia ada untuk mengukur diri kita. Ia ada karena ada keberanian. Maka takut akan muncul ketika kita ingin membuktikan sesuatu untuk mendapatkan predikat berani.
Terima kasih tulisannya..

11. AMRI-Knowledge Entrepreneur | 4:25 pm 23 June, 2008
using Opera Opera 9.0 on Windows Windows XP

Apa kabar Esa …….
Semoga kita berani menghadapi kehidupan.
Saling mendoakan yeach …………

12. om tino | 6:05 pm 25 June, 2008
using Internet Explorer Internet Explorer 6.0 on Windows Windows XP

Asw,,
ketakutan = keberanian yang terukur
selama tangan masih bisa bergerak….
selama kaki masih bisa dilangkahkan….
trus maju smuanya!!! (maaf terlalu semangat…) hehehe..
Btul Pa Mas…. SALING MENDOAKAN…
keep Silahturahim..
Wass

13. nurfin | 8:13 pm 25 June, 2008
using Opera Opera 9.10 on Windows Windows XP

assalamu’alaikuim mas!
takut itu menyenangkan mas! apalagi kalo bisa mlewatinya, akan muncul keberanian untuk hadapi hal yang sama.asal berani melangkah!!
saya tunggu kedatangan mas d pare ^_^

14. AMRI-Knowledge Entrepreneur | 6:00 am 26 June, 2008
using Opera Opera 9.50 on Linux Linux

Apa kabar Om Tino ……
Semoga tetap semangat, yaitu semangat yang produktif …

15. AMRI-Knowledge Entrepreneur | 6:02 am 26 June, 2008
using Opera Opera 9.50 on Linux Linux

Apa kabar Om Nurfin …
Jadi mengingatkan kita makan buah coklat di hutan, terus ketakutan masuk gua jalur lahar Gunung Kelut, tapi akhirnya berani juga, dengan badan gemetaran. Sampai jumpa yeach

16. you-see | 7:14 am 1 July, 2008
using Mozilla Firefox Mozilla Firefox 2.0.0.14 on Windows Windows XP

ketakutan itu hal yang harus dilawan….serta layak untuk diceritakan dan dikenang jika bisa melewatinya :),..
mohon doa nya mas dan semua pembaca..
soalnya saya mo melawan ketakutan dalam mengahadapi tes S-2.
makasih sebelumnya

wass

17. AMRI-Knowledge Entrepreneur | 12:33 pm 1 July, 2008
using Opera Opera 9.27 on Windows Windows XP

Selamat …… menghadapi S-2 …. semoga menjadi S-3 juga he..he..

18. dicky ahmad | 6:40 pm 2 July, 2008
using Mozilla Firefox Mozilla Firefox 2.0.0.14 on Windows Windows XP

Aku takut jika Tuhan tidak memberi aku waktu lagi

19. AMRI-Knowledge Entrepreneur | 6:21 am 3 July, 2008
using Opera Opera 9.27 on Windows Windows XP

Om dicy saya juga takut, kalau waktu yang sudah diberikan oleh Tuhan, hanya habis untuk kurang ajar

20. Agus16 | 6:50 pm 28 July, 2008
using Opera Mini Opera Mini 9.50

Ketakutan adalah musuh yang selama ini belum dapat kutaklukkan. Aku ingin jadi pemberani.

21. AMRI-Knowledge Entrepreneur | 5:20 am 29 July, 2008
using Opera Opera 9.10 on Windows Windows XP

Halo … om Agus16 …
Ketakutan jangan ditaklukkan, tapi disahabati … biar dia m enjadi kawan kita, selamat mencoba …