Tuhan khok dipaksa 29 November, 2007
Posted by AMRI - Knowledge Entrepreneur in : mba , trackbackOleh : Amri Knowledge Entrepreneur
Doa hati kotor adalah “Tuhan ….seandainya dia memang jodohku, maka dekatkanlah dia padaku. Seandainya dia bukan jodohku, maka dekatkanlah aku padanya. Dan seandainya dia memang bukan jodohku, maka jauhkanlah jodohnya.
Kita memang sering tidak sopan kepada Tuhan, salah satu bentuk ketidaksopanan kita kepada-Nya adalah selalu memaksa Tuhan untuk mengikuti keinginan kita. Contoh sangat sederhana adalah doa diatas tadi. Memaksa Tuhan untuk mengikuti keinginan kita, terutama doa yang terakhir “Dan seandainya dia memang bukan jodohku, maka jauhkanlah jodohnya”. Kasus-kasus pemaksaan kepada Tuhan tentunya sangat banyak dan secara tidak sadar kita sering melakukannya.
Ketika kita ingin kuliah, juga sering memaksa Tuhan, agar kuliah kita sesuai dengan perguruan tinggi yang kita inginkan dan juga jurusan yang kita inginkan.
Ketika kita bekerja, juga sering memaksa Tuhan, agar kerja kita sesuai dengan jurusan yang dulu kita pernah kuliah.
Ketika berbisnis, juga sering memaksa Tuhan, agar bisnis kita sesuai dengan target keuntungan versi kita dan bahkan sangat senang kalau pesaing bisnis kita jatuh, agar kita sendiri yang sukses. Padahal kesuksesan sendiri, sedangkan lingkungan kita banyak yang gagal, hidup kita menjadi tidak nyaman.
Kami punya teman bisnis, selalu berharap pesaing bisnisnya jatuh, namun setiap hari memaksa Tuhan, agar bisnis pesaingnya jatuh. Rupanya Tuhan, berkehendak lain, bisnis pesaingnya semakin maju. Akhirnya, justru bisnis dia yang jatuh, karena energi keseharian bisnisnya habis untuk mendoakan agar pesaingnya jatuh. Padahal, Tuhan bisa juga menghendaki bisnis dirinya dan juga pesaingnya, sama-sama maju. Hanya kita lebih memilih, menghabiskan energi bisnis untuk kemajuan bisnis kita, terkuras habis untuk menjatuhkan bisnis pesaing.
Marilah kita, setiap bangun tidur berdoa, agar semua pesaing kita juga menjadi maju. Sebab konsep hidup adalah “berlomba dalam kebaikan”, salah satu hikmahnya adalah berlomba memperbaiki mutu kehidupan kita, yang di dalamnya juga mengandung unsur mutu produk bisnis kita.
Berani hadapi tantangan, tidak memaksa Tuhan, apalagi memaksa dalam kejelekan? Bagaimana pendapat Anda ???


Comments»
salam kenal mas…..tlisannya bagus bgt mas..paling tidak membuat saya jd lebih mawas diri lah. saya suka dg tulisan2 anda.thx
Salam kenal kembali Mas. Ayok, semoga kita tidak meaksa Tuhan, biar hidup kita bahagia. Sebab Tuhan lebih tahu dari kita.
Asslkm…
Waduh kok memaksa Tuhan yaa!!!Memaksa dengan memohon bedanya apa??
Lha doa yang baik itu seperti apa???
Terkabulnya doa itu ada tiga bentuk (1) Diberi sesuai dengan permintaan (2) Diberi dalam bentuk lain (3) Ditunda untuk pahala akherat.
Orang yang memaksa adalah, selalu berkeinginan Tuhan harus nurut pemohon, kalau terjadi hasil berbeda, tidak punya kemampuan mengambil hikmah
Doa yang baik adalah doa tentang kebaikan, dan selalu punya kemampuan mengambil hikmah dalam mensikapi kehendak Tuhan
Ass.Pak Amri,saya selalu baca artikel bpk,cuman saat saya baca artikel ini kok agak ada sesuatu yang menganjal di hati dan membuat saya kepikiran,gini pak..misal ada hajat yg saya inginkan,dan kmdian saya berdoa ke Allah agar apa yg saya inginkan terkabul dan saya berdoa dgn sholat hajat dan tahajud,apa hal ini termasuk orang yang memaksakan Allah agar yg saya ingin dikabulkan? maaf saya mohon penjelasan .terima kasih. Wassalam
Apa kabar sahabat Thus, yang dimaksud dengan memaksa Tuhan adalah, kalau kita sudah sungguh-sungguh berdoa dan berusaha, kemudian hasilnya tidak sesuai dengan kenyataan keinginan kita, kita merasa kecewa. Jadi, kita tetap berusaha dan berdoa agar keinginan kita terkabul. Tapi, kalau belum jadi kenyataan, yakinlah bahwa Tuhan jauh lebih tahu dari kita.
[sambil garuk-garuk kepala] kayaknya memang begitu. Harus mengevaluasi cara berdoa
{Sambil kedinginan, sebab sudah lama di Karawang] dan sekarang di Bandung lagi, memang secara secara pribadi juga malu, sering memaksa Tuhan
ya berarti maksa gak boleh… pasrah juga gak boleh kan pak?
Ciri khas memaksa Tuhan adalah “menjadi kecewa kalau rencana kita gagal” sebab rencana Tuhan itu lebih baik. Ciri khas pasrah pasif adalah tidak punya kesadaran kalau diri kita ditugaskan Tuhan sebagai pemimpin dan bertanggungjawab terhadap yang dipimpinnya
klo gitu…mulai sekarang…doanya diganti ah… v(^^)v
terus gimana dong mas seharusnya kita berdoa ( dlm konteks kutipan doa diatas ) ………..
trims. -_-
Berdoa yang baik bagi siapa saja.
Disamping itu, kalau doa kita tidak dikabulkan sesuai dengan keiinginan kita, kita harus yakin bahwa Allah sangat bisa memberi yang terbaik bagi kita.