jump to navigation

Hidup itu, Mudah! 17 June, 2007

Posted by Masrukhul Amri in : konsultasi , trackback

Assalamu’alaikum wr. wb.

Mas Amri…. Maaf saya mau tanya karena saya sedang bingung setelah saya baca tulisan Mas Amri, saya sedih apa saya bisa pindah taqdir.Mas…. selama ini saya merasa hidup ini ngga adil tapi sungguh saya mensyukuri segala ni’mat yg Allah SWT berikan selama ini rasanya terlalu nista jika saya masih belom pandai mensyukuri semuanya apa mungkin saya belom bisa bersyukur.

Kenapa ya Mas semua harapan saya ngga ada terwujud selalu air mata yang jadi ending dari semua harapanku…. saya sedih apa semua ini TAQDIRNYA…. saya percaya Allah maha tau maha mengerti apa yang baik buat saya, cuma saya selalu tidak bisa menerima nya. kenapa ya Mas…..? apa itu namanya saya kurang bersyukur ? apa saya belom bisa qona’ah?Saya takut jika sampe saya selalu su’udzon sama Allah SWT karna saya selalu merasa taqdir saya selalu ga bagus bantu saya ya Mas….. Bagaimana dan apa yg mesti saya amalkan sehingga saya bisa menerima semua yang sudah di taqdirkan buat saya ?

Saya mau pindah taqdir yg lebih baik saya ngga mau selamanya seperti ini Mas…kenapa semua harapan dan cita-cita saya selalu susah jalannya sebelumnya makasih ya Mas…. atas saran nya

Wassalamualaikum Wr. Wb.
Ananda

Assalamualaikum wr. wb.

Sahabatku yang baik, kalau kita mengatakan hidup tidak semudah yang saya bayangkan, maka ketika mengalami kesulitan akan mengatakan:”Bener khan hidup itu sulit”. Namun, apabila kita mengatakan hidup tidak sesulit yang
saya bayangkan, maka ketika mengalami kesulitan akan akan mengatakan:”Memang hidup itu mudah”

Contoh lain AMRI bisa disingkat menjadi Anak Manja Republik Indonesia, Anak MAlah Republik Indonesia, NAMUN, AMRI bisa juga disingkat menjadi Anak Muda Republik Indonesia dan bisa juga menjadi Ahli MAnajemen Republik
Indonesia.

Jadi ….. hidup ini mudah khan? he..he..he…

Wassalamualaikum wr. wb.

Comments»

1. rudy | 2:14 pm 22 August, 2007
using Internet Explorer Internet Explorer 6.0 on Windows Windows XP

betul sekali apa yg di sampaikan ustadz amri, gimana kita memandang ttg gimana sulitnya hidup dan gimana mudahnya hidup. coba ibaratkan kita naik sepeda dengan jalan menanjak, kita akan terasa berat jika kita tidak focus pada jalan, kita sdh merasa tidak mampu, kita terbebani oleh diri kita sendiri yg memandang tidak mampu. alhasil kita tdk bisa sampai tujuan..malah bisa2 di srempet mobil atau tambrak motor krn kita tdk focus. coba anda niatkan kembali focus menjalani hidup dg rencana yang baik, kerja keras, membuka & menjalin silaturahmi baru, jujur dan tidak malu dan yg tak kalah penting berdoa kepada ALLAH SWT.

2. Indy | 3:49 pm 28 August, 2007
using Mozilla Firefox Mozilla Firefox 2.0.0.4 on Windows Windows XP

Kalau menurut saya sendiri, ini menurut pandangan saya sendiri. Taqdir hanya terjadi pada waktu kita gagal melakukan sesuatu setelah kita berusaha semampu kita. Dan pada saat kita berhasil mendapatkan sesuatu meskipun kita belum berusaha dengan semua kemampuan kita. Kalau kita hanya percaya taqdir yang mengendalikan hidup ini, maka munculah pertanyaan kenapa kita selalu berusaha? Kenapa kita harus bersekolah, kenapa kita melakukan sesuatu usaha? Jangan menyerah pada taqdir………..

3. AMRI-Anak Maju Republik Indonesia | 7:18 pm 28 August, 2007
using Opera Opera 9.10 on Windows Windows XP

Terima kasih Mas. Indy

Hidup itu memang harus pindah dari satu takdir ke takdir yang lain. Takdir jelek ke takdir bagus dengan cara banyak sedekah dan berbuat baik kepada orang lain. Takdir baik ke takdir yang lebih baik, salah satunya dengan bersyakar dan bersyukur.

Selamat berusaha ke yang lebih baik, semoga Tuhan memindahkan takdir kita ke takdir yang lebih baik lagi.

4. zaky tea | 1:08 am 30 May, 2008
using Opera Opera 9.26 on Windows Windows XP

one word :”kreatif”